Bawaslu Pelalawan Matangkan Persiapan Webinar Series Ke-1, Angkat Isu Partisipasi Pemilih dan Kualitas Demokrasi
|
Pangkalan Kerinci - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pelalawan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Webinar Series Ke-1 bertajuk “Apakah Tingginya Partisipasi Pemilih Menjamin Kualitas Demokrasi?” yang akan diselenggarakan pada Selasa, 27 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Bambang Pelalawan (Belajar dan Berkembang bersama Bawaslu Pelalawan) yang bertujuan meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya partisipasi pemilih dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas.
Dalam rangka menyukseskan kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Pelalawan mempersiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan, mulai dari koordinasi teknis, publikasi dan penyebarluasan informasi, hingga pendaftaran peserta. Persiapan ini dilakukan agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar serta menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan, Rida Nur Kisawan, menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat dalam demokrasi tidak semestinya hanya diukur dari tingginya angka kehadiran pemilih di tempat pemungutan suara. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap proses demokrasi dan kesadaran untuk ikut mengawasi penyelenggaraan pemilu juga menjadi aspek penting.
“Partisipasi pemilih yang tinggi merupakan hal positif, tetapi kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh jumlah masyarakat yang datang ke tempat pemungutan suara. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana masyarakat memahami hak dan tanggung jawabnya, menentukan pilihan secara sadar, serta ikut mengawal proses demokrasi agar berjalan sesuai dengan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” ujar Rida.
Ia berharap melalui webinar ini, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai hubungan antara partisipasi pemilih dan kualitas demokrasi, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya pengawasan partisipatif.
Webinar ini akan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Alnofrizal, S.E., M.I.Kom., selaku Ketua Bawaslu Provinsi Riau; Nugroho Noto Susanto, S.I.P., M.Si., selaku Anggota KPU Provinsi Riau; Dr. Ragil Ibnu Hajat, S.H., M.Kn., dari kalangan akademisi; serta Rida Nur Kisawan, S.Kom., selaku Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan. Kegiatan akan dipandu oleh moderator Zurry Rachmadina, S.Ak.
Melalui diskusi lintas perspektif tersebut, peserta diharapkan dapat memahami bahwa demokrasi yang berkualitas tidak hanya tercermin dari tingginya tingkat partisipasi pemilih, tetapi juga dari kesadaran politik masyarakat, kualitas pilihan, serta keterlibatan aktif dalam mengawal proses demokrasi yang jujur dan berintegritas.
Bawaslu Kabupaten Pelalawan memandang edukasi kepemiluan sebagai bagian penting dalam membangun masyarakat yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga memiliki pemahaman kritis terhadap proses penyelenggaraan pemilu dan pentingnya pengawasan partisipatif.
Melalui program Bambang Pelalawan, Bawaslu Kabupaten Pelalawan berupaya menghadirkan ruang belajar dan diskusi yang terbuka bagi masyarakat, termasuk generasi muda dan pemerhati kepemiluan. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana bertukar gagasan sekaligus memperkuat pemahaman bersama tentang demokrasi yang tidak sekadar partisipatif secara kuantitas, tetapi juga berkualitas dalam pelaksanaannya.
Webinar ini terbuka untuk masyarakat dan tidak dipungut biaya, dengan kuota peserta terbatas. Peserta yang mengikuti kegiatan juga akan memperoleh e-sertifikat resmi.
Masyarakat yang berminat dapat melakukan pendaftaran melalui tautan berikut:
Bawaslu Kabupaten Pelalawan mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai langkah memperkuat literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif. Dengan keterlibatan masyarakat yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab, diharapkan terwujud demokrasi yang tidak hanya tinggi dalam partisipasi, tetapi juga kuat dalam integritas dan kualitasnya.
Penulis dan Flyer: Cynthia Desmara
Editor: Rida Nur Kisawan