Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pelalawan Hadiri Bedah Buku Seri 1 KPU, Bahas Pengantar Psikologi Politik

Bedah Buku Seri 1 KPU

Bawaslu Kabupaten Pelalawan, menghadiri Bedah Buku Seri 1 KPU Kabupaten Pelalawan bertema “Pengantar Psikologi Politik” di Aula Kantor KPU Kabupaten Pelalawan, Senin (31/08/2026).

Pangkalan Kerinci - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pelalawan menghadiri kegiatan Bedah Buku Seri 1 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pelalawan dengan mengangkat tema Pengantar Psikologi Politik, Senin pagi (31/08/2026), di Aula Kantor KPU Kabupaten Pelalawan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan mengenai psikologi politik, khususnya bagaimana perilaku, persepsi, emosi, serta dinamika sosial masyarakat dapat memengaruhi proses dan partisipasi politik dalam penyelenggaraan pemilu.

Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan, Syakir Hamdani, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pemahaman terhadap psikologi politik penting bagi penyelenggara pemilu, termasuk jajaran pengawas, karena dinamika pemilu tidak hanya berkaitan dengan aspek regulasi, tetapi juga perilaku dan pilihan masyarakat.

“Pemilu bukan hanya persoalan aturan dan tahapan, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana masyarakat memahami informasi politik, membentuk persepsi, menentukan pilihan, dan merespons berbagai dinamika yang terjadi. Karena itu, pemahaman terhadap psikologi politik menjadi penting bagi penyelenggara pemilu,” ujar Syakir Hamdani.

Menurutnya, kegiatan bedah buku seperti ini dapat memperkaya wawasan dan perspektif penyelenggara pemilu dalam menjalankan tugas. Pengetahuan mengenai psikologi politik juga dapat menjadi salah satu pendekatan untuk memahami karakteristik pemilih serta berbagai faktor yang memengaruhi perilaku politik masyarakat.

“Bagi pengawas pemilu, pemahaman seperti ini dapat menjadi bekal untuk melihat dinamika di lapangan secara lebih komprehensif. Kita tidak hanya melihat apakah suatu tindakan sesuai atau tidak sesuai dengan aturan, tetapi juga perlu memahami konteks sosial dan perilaku yang melatarbelakanginya,” tambah Syakir.

Ia berharap kegiatan literasi dan diskusi yang melibatkan penyelenggara pemilu dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, peningkatan kapasitas dan wawasan penyelenggara merupakan bagian penting dalam mewujudkan proses pemilu yang berintegritas dan berkualitas.

Kegiatan Bedah Buku Seri 1 KPU Kabupaten Pelalawan tersebut berlangsung dalam suasana diskusi dan pertukaran pemikiran antara peserta. Buku Pengantar Psikologi Politik menjadi bahan pembahasan untuk melihat keterkaitan antara psikologi, perilaku individu maupun kelompok, serta dinamika politik dalam kehidupan demokrasi.

Bawaslu Kabupaten Pelalawan menilai forum semacam ini menjadi momentum positif untuk memperkuat sinergi antarlembaga penyelenggara pemilu sekaligus meningkatkan pemahaman bersama mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan kepemiluan.