Leader’s Dialogue, Forum Siswa ICBS Harau Belajar Kepemimpinan dan Demokrasi di Bawaslu Kabupaten Pelalawan
|
Pangkalan Kerinci – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pelalawan menerima kunjungan tiga siswa dari Islamic Centre Boarding School (ICBS) Harau dalam rangka pelaksanaan program Leader’s Dialogue, Jum'at (23/10/2026), bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Pelalawan.
Ketiga siswa tersebut adalah T. Afdallah Siddiq, M. Ilham Pratama, dan Rafif Maulana Putra. Dalam kunjungan ini, para siswa berdialog langsung dengan Ari Nugroho Susanto, Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan, untuk mengenal lebih jauh tentang kepemimpinan, demokrasi, serta peran Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia.
Melalui kegiatan Leader’s Dialogue, para siswa memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, tanggung jawab dalam kehidupan berdemokrasi, serta peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai demokrasi.
Ari Nugroho Susanto menyampaikan bahwa pendidikan demokrasi perlu diperkenalkan kepada generasi muda sejak dini agar mereka memahami pentingnya partisipasi dan tanggung jawab dalam kehidupan berdemokrasi. Menurutnya, generasi muda tidak hanya dipersiapkan sebagai calon pemimpin masa depan, tetapi juga perlu dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi dan pentingnya pengawasan partisipatif.
“Melalui kegiatan seperti Leader’s Dialogue ini, kami berharap para siswa dapat mengenal lebih dekat demokrasi dan peran Bawaslu dalam mengawasi pemilu. Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi, sehingga pemahaman tentang integritas, tanggung jawab, dan partisipasi perlu ditanamkan sejak dini,” ujar Ari.
Ia juga menekankan bahwa demokrasi bukan sekadar tentang memilih pemimpin, melainkan tentang bagaimana setiap warga negara memahami hak dan kewajibannya serta ikut menjaga proses demokrasi agar berjalan secara jujur dan adil.
Dalam dialog tersebut, Ari memperkenalkan tugas dan peran Bawaslu dalam melakukan pengawasan pemilu, sekaligus menjelaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas. Para siswa juga mendapatkan gambaran bahwa penguatan demokrasi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pelajar.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran demokrasi di luar lingkungan sekolah yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk berdiskusi dengan penyelenggara pengawasan pemilu. Melalui interaksi tersebut, diharapkan para siswa dapat mengembangkan wawasan kepemimpinan yang berintegritas, berpikir kritis, serta memiliki kepedulian terhadap kehidupan demokrasi.
Bawaslu Kabupaten Pelalawan terus mendorong penguatan literasi demokrasi dan pengawasan partisipatif melalui ruang edukasi dan dialog bersama generasi muda. Sebab, demokrasi yang berkualitas tidak hanya membutuhkan pemimpin yang berintegritas, tetapi juga generasi yang kritis, peduli, dan berani mengambil peran dalam menjaga demokrasi.
Penulis: Cynthia Desmara
Editor: Ari Nugroho Susanto