Bawaslu Pelalawan Ikuti Sosialisasi Uji Petik DPB, Perkuat Pengawasan Data Pemilih
|
Pangkalan Kerinci - Bawaslu Kabupaten Pelalawan mengikuti kegiatan Sosialisasi Uji Petik Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (15/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan kapasitas jajaran pengawas dalam melakukan pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Sosialisasi juga diarahkan untuk mendukung kemampuan jajaran dalam mengidentifikasi serta memetakan potensi kerawanan dan pelanggaran Pemilu yang berkaitan dengan data pemilih.
Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan, Rida Nur Kisawan, S.Kom., selaku Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, menyampaikan bahwa pengawasan terhadap data pemilih perlu dilakukan secara cermat dan berkelanjutan. Menurutnya, pemahaman terhadap mekanisme uji petik menjadi penting agar jajaran dapat melakukan pengawasan secara lebih terarah berdasarkan potensi kerawanan yang ditemukan.
“Uji petik DPB menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan data pemilih. Jajaran perlu memahami mekanisme dan aspek yang harus dicermati agar potensi kerawanan dapat diidentifikasi sejak awal dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan,” ujar Rida.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran Bawaslu mendapatkan penguatan mengenai pelaksanaan uji petik sebagai salah satu instrumen untuk mencermati akurasi, keterkinian, dan kelengkapan data pemilih. Uji petik dilakukan dengan mencocokkan data yang menjadi objek pengawasan dengan kondisi faktual sebagai bagian dari pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.
Rida menambahkan bahwa pengawasan DPB tidak hanya berfokus pada pencermatan data, tetapi juga pada kemampuan jajaran dalam melihat potensi permasalahan yang dapat memengaruhi kualitas daftar pemilih.
“Pengawasan data pemilih harus dilakukan secara teliti dan berbasis kerawanan. Dengan pemahaman yang sama, kita dapat menentukan fokus pengawasan dan memastikan setiap informasi yang ditemukan dapat menjadi bahan untuk dilakukan pencermatan dan tindak lanjut,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi jajaran Bawaslu Kabupaten Pelalawan dalam melaksanakan pengawasan uji petik DPB di wilayah Kabupaten Pelalawan. Hasil pencermatan terhadap data dan kondisi faktual nantinya dapat menjadi bahan dalam memperkuat pemetaan kerawanan serta menentukan langkah pengawasan yang diperlukan.
Bawaslu Kabupaten Pelalawan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan terhadap Daftar Pemilih Berkelanjutan melalui penguatan kapasitas jajaran, pencermatan data, serta pemetaan potensi kerawanan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pencegahan dan pengawasan menuju tersedianya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penulis : Silfania Nigellia
Editor : Rida Nur Kisawan