Bawaslu Pelalawan Sosialisasikan Demokrasi dan Netralitas ASN di Puskesmas Berkilau II Pangkalan Kerinci
|
Pangkalan Kerinci - Ketua Bawaslu Pelalawan, Andrizal, S.Sos., bersama sejumlah staf melaksanakan kegiatan sosialisasi dan konsolidasi terkait demokrasi serta netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilu dan Pemilihan. Kegiatan ini berlangsung di Puskesmas Berkilau II Pangkalan Kerinci pada Kamis (16/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Pelalawan menegaskan bahwa terwujudnya demokrasi yang berkualitas, berintegritas, transparan, profesional, dan akuntabel memerlukan partisipasi serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Sosialisasi ini dinilai penting karena ASN memiliki hak pilih dalam pemilu, berbeda dengan TNI dan Polri yang tidak memiliki hak suara selama masih aktif bertugas. Oleh karena itu, netralitas ASN menjadi prinsip yang tidak bisa ditawar. ASN tetap diperbolehkan memiliki pandangan politik secara pribadi, namun tidak diperkenankan terlibat secara aktif dalam kegiatan politik praktis.
Sebagai pelaksana kebijakan publik sekaligus pelayan masyarakat, ASN memiliki posisi strategis. Keberpihakan politik dapat merusak prinsip keadilan dan kesetaraan dalam demokrasi. Karena itu, ASN dituntut mampu memisahkan peran sebagai warga negara yang memiliki hak politik dengan perannya sebagai abdi negara yang harus profesional.
Bawaslu Pelalawan juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dalam pengawasan pemilu, khususnya dalam aspek pencegahan dan pengawasan, guna menghadapi tantangan demokrasi ke depan. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan demokrasi yang berkualitas dalam rangka menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas.
Selain itu, melalui sosialisasi ini diharapkan ASN dapat berperan sebagai penyangga agar kontestasi politik tetap berlangsung secara sehat dan adil. Upaya menjaga netralitas ASN membutuhkan komitmen bersama dari pemerintah, lembaga pengawas, serta masyarakat.
Pendidikan etika birokrasi juga menjadi hal penting untuk meningkatkan kesadaran ASN terhadap peran strategis mereka dalam menjaga kualitas demokrasi. Menjaga netralitas tidak hanya soal aturan, tetapi juga menjaga kehormatan diri dan kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
Netralitas ASN merupakan fondasi penting agar demokrasi tidak hanya berjalan secara prosedural, tetapi juga substantif—adil, transparan, dan dipercaya masyarakat.
Bawaslu Pelalawan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan demokrasi yang berkualitas, profesional, dan transparan demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
Penulis: Cynthia Desmara
Editor: Andrizal