Masyarakat Punya Peran Penting dalam Pengawasan Pemilu
|
Pelalawan – Pengawasan Pemilu yang jujur dan adil tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Peran masyarakat dalam pengawasan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap tahapan Pemilu berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Pengawasan partisipatif merupakan bentuk keterlibatan warga negara dalam menjaga kualitas demokrasi. Masyarakat dapat berperan dengan memastikan diri terdaftar sebagai pemilih, mencermati proses kampanye di lingkungan sekitar, menolak praktik politik uang, serta melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran Pemilu.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Pelalawan, Rida Nur Kisawan, S.Kom menegaskan bahwa keterlibatan publik adalah fondasi utama dalam mewujudkan Pemilu yang berintegritas.
“Pengawasan partisipatif bukan sekadar ajakan, tetapi merupakan kebutuhan dalam sistem demokrasi kita. Masyarakat memiliki posisi strategis untuk mencegah terjadinya pelanggaran sejak dini. Semakin tinggi kepedulian masyarakat, maka semakin kuat pula kualitas demokrasi yang kita bangun bersama,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Bawaslu membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun laporan dugaan pelanggaran Pemilu.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan untuk tidak ragu melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran. Bawaslu hadir untuk memastikan setiap laporan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Sebagai lembaga pengawas Pemilu, Bawaslu Kabupaten Pelalawan terus mendorong penguatan peran publik melalui edukasi dan sosialisasi. Dengan kolaborasi antara penyelenggara dan masyarakat, diharapkan setiap tahapan Pemilu dapat berlangsung secara transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi prinsip jujur dan adil.
Bawaslu Kabupaten Pelalawan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjadi bagian dari pengawasan demi terwujudnya demokrasi yang bersih dan berintegritas.
Penulis: Cynthia Desmara
Editor: Rida Nur Kisawan