Lompat ke isi utama

Berita

Pemilu/Pilkada Telah Usai, Tapi Kesadaran Gunakan Hak Pilih Harus Tetap Dijaga

Banjir Pelalawan

Bambang Sugi Hartono, S.Sos (Anggota Bawaslu Pelalawan) bersama Patminah Nularna, S.Sos., M.Si (Anggota Bawaslu Riau) dan Kapolsek Langgam saat Memantau TPS di lokasi banjir Kecamatan Langgam

Pemilu dan Pilkada serentak Tahun 2024 telah resmi selesai. Rakyat Indonesia, termasuk warga Kabupaten Pelalawan, telah menyalurkan suara mereka untuk memilih pemimpin terbaik di berbagai tingkatan pemerintahan. Meski proses pemungutan suara telah berlalu, penting untuk terus mengingatkan masyarakat akan nilai strategis dari menggunakan hak pilih.

Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan, Bambang Sugi Hartono, S.Sos menyampaikan bahwa partisipasi pemilih merupakan bentuk tanggung jawab warga negara yang tidak boleh diabaikan. “Pemilu memang telah selesai, tapi kesadaran untuk menggunakan hak pilih harus terus ditanamkan sejak sekarang. Ini bukan hanya soal memilih, tetapi soal masa depan yang ditentukan oleh keputusan kita hari ini,” ujarnya. Dari evaluasi pelaksanaan Pemilu, Bawaslu mencatat masih adanya masyarakat yang belum menggunakan hak pilih karena berbagai alasan, seperti kurangnya informasi, sikap apatis, hingga ketidakpercayaan terhadap proses politik. Untuk itu, Bawaslu akan terus melakukan edukasi politik dan sosialisasi kepemiluan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat di Pemilu mendatang.

“Kita harus hilangkan anggapan bahwa satu suara tidak berarti. Justru setiap suara menentukan hasil akhir. Jangan biarkan orang lain yang menentukan masa depan kita karena kita memilih diam,” tambahnya.

Bawaslu Kabupaten Pelalawan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih aktif dalam proses demokrasi ke depan, baik sebagai pemilih maupun pengawas partisipatif.

Dengan terus menjaga kesadaran politik di luar momentum Pemilu, diharapkan kualitas demokrasi Indonesia akan semakin baik dan partisipasi masyarakat akan meningkat pada Pemilu selanjutnya.

Penulis: Cynthia Desmara

Editor: Bambang Sugi Hartono