Siap Sebagai Mediator, Ketua Dan Anggota Bawaslu Pelalawan Ikuti Pelatihan
|
Bawaslu Pelalawan– Bogor, 15/6/2021. Bawaslu memiliki wewenang dalam penyelesaian sengketa di penyelengaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah . diketahui mekanisme penyelesaian konflik yang ada di Indonesia memiliki beberapa model, yaitu melalui mekanisme Litigasi (Pengadilan) dan juga Non Litigasi (di luar Pengadilan).
Fokus pada penyelesaian sengketa, Bawaslu Kabupaten/Kota Se Provinsi Riau ikuti Pelatihan Sertifikasi mediator bekerja sama dengan Lembaga Impartial Mediator Network (IMN) untuk mendidik dan melatih para Komisioner Bawaslu Provinsi Riau dan juga Komisioner Bawaslu Kabupaten/Kota yang dilaksanakan di Hotel Horison Bhuvana-Ciawi Kabupaten Bogor. Acara ini dilaksanakan mulai tanggal 14 sampai 18 Juni 2021. “Dengan adanya pendidikan dan pelatihan ini, diharapkan para peserta (para Komisioner Bawaslu Provinsi Riau dan Kabupaten/Kota se Provinsi Riau) dapat menjadi sang mediator yang baik dan ahli dalam melakukan mediasi, khususnya pada saat menyelesaikan sengketa proses nantinya yang ada pada Pemilu ataupun Pemilihan” kata Rusidi Rusdan selaku Ketua Bawaslu Provinsi Riau saat membuka acara tersebut.
dalam kesempatan pertama Kamal Ruzaman, SH dan Nanang Wartono,SH., MH Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan yang mengikuti pelatihan di gelombang pertama.
Kamal Ruzaman sendiri yang menjadi Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa menyebutkan bahwa "kegiatan ini sangat bermanfaat karena memang di aplikasikan pada saat terjadi Sengketa Pemilu di Bawaslu".
dengan pelatihan yang lebih kepada kegitan Praktek ini, IMN telah menyiapkan modul berisi 12 topik bahan ajar yang memadukan 40% teori, dan 60% praktik dalam menjadi mediator. Dalam Pendidikan dan Pelatihan ini nantinya, para peserta juga akan diberikan tes tertulis dan tes praktek menjadi seorang mediator. Bagi peserta yang lulus, maka akan diberikan sertifikat dan dinyatakan sah sebagai seorang Mediator.
Direncanakan Pelatihan Mediator ini dilaksanakan dalam 3 gelombang.Gelombang pertama sedang berlangsung dengan jumlah peserta 20 orang, gelombang kedua 19 orang peserta yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni s.d 02 Juli 2021 dan gelombang ketiga 18 orang peserta yang rencananya akan diadakan pada tanggal 12 s.d 16 Juli 2021.
Dalam kegiatan ini, walaupun bersifat tatap muka, Peserta Pelatihan diperketat dengan Protokol Kesehatan. (*)