Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara adalah Tahapan yang Sangat Krusial, Lolly Harap Semua Jajaran Lakukan Pengawasan Maksimal
|
Jakarta-Salah satu kejahatan pada saat pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu adalah pencurian suara begitu kata sambutan pembukaan acara oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia Totok Haryono pada kegiatan Rapat Kerja Nasional Pencegahan Pelanggaran Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2024 di Jakarta yang dilaksanakan sejak hari Jumat sampai dengan Sabtu tanggal 19 sampai dengan 20 Januari 2024.
Pemungutan dan Penghitungan suara Pemilu 2024 akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari mendatang, diketahui ini merupakan puncak dari perhelatan tahapan Pemilu yang melibatkan seluruh masyarakat Indonesia yang sudah memiliki hak pilih untuk menentukan pilihan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Calon Calon Legislatif Anggota DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di Indonesia.
Sebagai narasumber hadir Anggota KPU RI Idham Holik yang menjelaskan secara teknis proses pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, dilanjutkan dari salah satu inisiator lembaga Akademi Pemilu dan Demokrasi Maskurudin yang di kenal akrab "Cak Maskur" serta 2 (dua) narasumber lainnya yaitu anik dan pihak perusahaan KODE yang membahas perihal strategi pengawasan sekaligus membahas Siwaslu (Sistem Informasi Pengawas Pengawas Pemilu).
Siwaslu ini nantinya akan digunakan untuk melakukan pengawasan oleh seluruh jajaran Pemilu baik Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota, Panwaslu Kecamatan, Panwaslu Kelurahan/Desa sampai ke Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).
Anggota Bawaslu Kabupaten Pelalawan Rida Nur Kisawan yang menghadiri kegiatan ini, menyampaikan pentingnya kegaitan ini dan akan menindaklanjuti dengan segera, semisal adanya pembahasan Peraturan KPU tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara yang harus tersampaikan keseluruh jajaran Pengawas tingkat Kecamatan, Kelurahan Desa hingga Pengawas TPS.
"Semua jajaran Pengawas harus memahami regulasi yang merupakan dasar pelaksanaan Pemungutan dan Penghitungan suara", jelas Rida.
Lanjut Koordinator Pencegahan Bawaslu Pelalawan ini, "saya juga akan sampaikan aturan hukum hingga teknis kepada seluruh jajaran kami, selain itu kepada peserta pemilu dan KPU nantinya harus senada dalam memahami aturan".
Rakornas ini berjalan dengan tertib. Disesi penutupan, dihadiri oleh Lolly Suhenty Anggota Bawaslu RI yang mengampu Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas. Anggota Bawaslu yang sering disapa Teh Lolly ini menegaskan bahwa tahapan Pungut Hitung adalah tahapan yang sangat krusial, sehingga Pengawasan yang dilakukan harus semaksimal mungkin.
"Teman-teman tahapan pemungutan dan Penghitungan suara adalah tahapan yang sangat krusial, saya harap kita semua melakukan pengawasan semaksimal mungkin" tegas Teh Lolly.
Penulis: Rida Nur Kisawan